"kau harus mengetahui arti keberadaan orang lain bagimu dan mengetahui arti keberadaan dirimu bagi orang lain"
Selain sebagai makhluk individual, manusia juga adalah makhluk sosialKamu bukanlah milik dirimu sendiri, tapi kamu juga milik orang lain.
Benar juga, apapun keputusan yang kita buat, selau melibatkan orang lain sebagai penentunya, baik reaksi, perasaan, pemikiran, akibat
Apapun dan sekecil apapun keputusan/perbuatan yang kita lakukan akan berdampak pada orang lain secara sadar maupun tidak sadar.
Kadang manusia tidak menyadari bahwa dalam kehidupan ini mereka saling terhubung dengan manusia lain, dan hubungan itu membentuk jaring-jaring kehidupan.
Apapun yang kita lakukan dapat berakibat bahagianya seseorang dan dukanya orang lain.
ada teman yang kemudian bertanya "lalu,tindakan apa yang harus dilakukan agar tak ada yang berduka ataupun terluka? apakah harus diam saja?"
Temanku, diam adalah juga suatu tindakan....... dengan diam pun bisa membuat orang lain memiliki perasaan duka dan bahagia
Tak ada manusia yang sempurna, ketidaksempurnaan manusia adalah wujud kesempurnaan penciptaan yang diciptakan-Nya.
Lakukanlah apa yang menurutmu benar, yakinilah akan kebenarannya.
"Bagaimana cara meyakinkan diri bahwa sesuatu itu benar?"
Kita mempunyai tolok ukur pribadi untuk menilai sesuatu itu benar atau salah. tapi aku bisa kasih beberapa model yang bisa kau jadikan petunjuk untuk menemukan tolok ukurmu sendiri
1. Ambil keputusan akan sesuatu dengan tiga pertimbangan :
- Apakah bermanfaat untuk diriku sendiri?
- Apakah bermanfaat untuk orang lain?
- Apakah bermanfaat untuk alam?
2. Ambil keputusan dengan memikirkan kemungkinan terbaik, baik, agak baik, sedikit baik,
agak buruk, lumayan buruk, dan terburu. Menentukan pilihan diantara yang kemungkinan
baik tidaklah terlalu merisaukan, tapi kalau sebaliknya? Kalau semua kemungkinannya
buruk, pilihlah yang agak buruk diantara yang terburuk
yang agak buruk diantara yang terburuk
Kemampuan untuk mengambil keputusan menunjukkan tingkat kedewasaan seseorang kemampuan untuk memilih keputusan menunjukkan kemampuan pikir seseorang
Kita bebas memilih langkah dan jalan hidup, tapi manusia tidaklah hidup sendiri, di sekeliling kita terdapat benda mati dan makhluk hidup.
Kalau kita diberi semacam sensor, mungkin kita dapat melihat bagaimana kesedihan kita bisa mempengaruhi perasaan orang lain, bagaimana kemarahan kita mempengaruhi pandangan orang lain tentang diri mereka, kita dapat lebih mengerti bahwa kita tidak hidup sendiri, kita bukan milik diri kita sendiri
Kalau kita diberi semacam sensor, mungkin kita dapat melihat bagaimana kesedihan kita bisa mempengaruhi perasaan orang lain, bagaimana kemarahan kita mempengaruhi pandangan orang lain tentang diri mereka, kita dapat lebih mengerti bahwa kita tidak hidup sendiri, kita bukan milik diri kita sendiri
1 komentar:
Iyaaa....aku sangat setuju dengan pendapatmu.
Terkadang orang lain menilai salah terhadap diri kita dan sebaliknya. Sesuatu yang kita anggap biasa ternyata dapat menjadi luar biasa atau menjadi sangat biasa bagi orang lain. Pandangan orang lain terhadap sikap kita, karakter kita, apapun tentang kita, seringkali menyakitkan atau bahkan sangat menyenangkan.
Seperti tadi malam, ketika aku secara nggak sengaja bertemu dengan seseorang sebut saja dia Bang Gee, dia mempunyai karakter yang dingin, angkuh dan bossy. Itu pandangan orang dari luarnya. Walaupun sebenarnya dan ternyata dia memperhatikan kita juga lho...
Tiba-tiba aja dia menanyakan tentang hubunganmu dengan Igo. Dia pikir kalian pacaran, tapi dia ragu-ragu dan berpikir kalian kakak-adik. Lalu dia ingat ketika Della mengenalkan Igo padanya pertama kali. Della bilang, ini kakakku. Jelas. Tapi persepsi dia menjadi berubah ketika melihat keakraban dan kehangatan antara Della dengan Igo.
Well, bagiku itu hal biasa antara adik dan kakak. karena akupun begitu dengan kakakku maupun adikku. Dia mengira kalian pacaran...ha ha ha...NAH...inilah yang aku maksud. Pandangan orang terhadap diri kita terkadang salah. Orang menilai diri kita berdasarkan dirinya sendiri. Dia hanya bercermin pada dirinya sendiri. Mungkin dalam hubungannya dengan kakak/adiknya nggak sehangat dan seakrab kalian.
Tapi dari semua itu, justru kita jadi lebih bisa memahami karakter dia.Benar nggak???
Lalu dia juga bilang kalo aku mirip dengan kakaknya, yang pakai kacamata, kalem dan "anteng". Dari kalimatnya itu, berarti dia juga menilai dan memperhatikan aku.Ya..diri kita bukan milik kita sendiri. Ada orang lain di sekitar kita. Keberadaan kita dalam kehidupannya membawa nilai tersendiri dalam kehidupannya. Seperti ketika dia bangga karena terlibat dalam penyediaan tempat bagi perayaan ultah sekolah kita.
Posting Komentar